Bukan Sekadar Tradisi, Riset Ilmiah Ungkap Alasan Makan Pakai Tangan Bikin Rasa Makanan Makin 'Nendang'
![]() |
| Ilustrasi makan menggunakan tangan (Ist) |
JAKARTA, Soalnya.id – Bagi banyak orang di Indonesia, menyantap nasi padang atau pecel lele terasa hambar jika tidak menggunakan tangan langsung. Ternyata, fenomena ini bukan sekadar sugesti atau kebiasaan turun-temurun. Ilmu pengetahuan punya penjelasan logis mengapa makan dengan tangan membuat rasa hidangan berkali-kali lipat lebih nikmat.
Penelitian yang dilakukan oleh Krishna & Elder (2010) menunjukkan bahwa indra peraba memainkan peran krusial dalam persepsi rasa. Saat ujung jari menyentuh makanan, reseptor sensorik yang sangat sensitif akan mengirimkan "laporan awal" ke otak mengenai suhu, tekstur, dan kelembutan makanan.
Sentuhan ini bertindak sebagai gerbang pembuka. Otak mendapatkan pratinjau tentang apa yang akan disantap, sehingga saat makanan benar-benar menyentuh lidah, pengalaman sensoriknya menjadi lebih kaya dan mendalam.
“Sentuhan sebelum makan berpengaruh besar terhadap persepsi kenikmatan makanan,” tulis laporan riset tersebut.
Selain faktor sensorik, peneliti Spence (2017) mengungkapkan bahwa menggabungkan berbagai indra secara bersamaan menciptakan pengalaman gastronomi yang jauh lebih memuaskan. Dengan meletakkan sendok dan garpu, kita sebenarnya sedang mengaktifkan mode mindful eating.
Saat makan dengan tangan, kita cenderung lebih sadar terhadap setiap suapan. Kita merasakan kehangatan nasi dan tekstur lauk secara langsung. Kesadaran penuh inilah yang menurut para ahli meningkatkan rasa puas dan membantu seseorang mengontrol porsi makannya secara lebih alami.
Jadi, tidak perlu ragu untuk sesekali menanggalkan alat makan logam Anda. Ilmu pengetahuan telah memvalidasi bahwa sentuhan tangan adalah bumbu rahasia yang tidak bisa didapatkan dari sendok manapun.
