BREAKING NEWS

Prahara Indomaret Buol: Karyawan Mengaku Diancam Mutasi Usai Tolak Lembur Tanpa Bayaran

Foto ilustrasi berita, karyawan Indomaret mengaku dipaksa lembur tanpa kompensasi (AI) 

BUOL, Soalnya.id – Praktik ketenagakerjaan di salah satu gerai Indomaret di Kabupaten Buol kini menjadi sorotan tajam. Sejumlah karyawan mengaku mendapat tekanan psikologis hingga ancaman mutasi setelah menolak bekerja pada hari libur nasional tanpa kompensasi upah lembur yang jelas.

Informasi ini mencuat setelah para pekerja membeberkan bukti berupa rekaman suara dan video internal kepada pihak media. 

Dalam rekaman tersebut, terungkap bahwa manajemen meminta karyawan menandatangani surat kesediaan masuk di tanggal merah.

Namun, alih-alih mendapatkan upah lembur sesuai undang-undang, perusahaan hanya menjanjikan pergantian hari libur di hari lain. 

Penolakan sejumlah pegawai terhadap aturan sepihak ini diduga memicu respons keras dari pihak gerai.

Salah seorang karyawan yang identitasnya dirahasiakan mengaku telah dipanggil secara khusus untuk mengubah pendiriannya. Ia menyebutkan ada upaya dari manajemen agar para staf tetap bekerja di hari libur dengan sistem non-lembur.

“Saya siap terima semua konsekuensi nanti, saya hanya ingin membantu teman-teman mendapatkan haknya,” ujarnya dikutip wartawan, Selasa (13/5).

Risiko Karir di Balik Penolakan

Tak hanya ancaman pindah tugas ke lokasi yang jauh dari rumah, para pekerja juga merasa masa depan mereka di perusahaan terancam. Mereka mengaku diancam tidak akan lagi diberikan jam lembur di masa mendatang hingga dipersulit dalam jenjang karir.

Kondisi ini membuat suasana kerja di tingkat gerai menjadi tidak kondusif. Banyak karyawan merasa posisi mereka sangat rentan karena kebijakan mutasi sering digunakan sebagai alat untuk menekan mereka yang kritis.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Indomaret maupun perusahaan terkait belum memberikan keterangan resmi soal dugaan tekanan dan ancaman mutasi tersebut. 

Padahal secara aturan, pekerja yang masuk hari libur resmi berhak atas upah lembur, bukan sekadar tukar libur.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar