Tak Harus Jadi Pegawai, Lulusan Vokasi Perikanan Terbukti Mampu Ciptakan Lapangan Kerja
![]() |
| Taruna-taruni Politeknik AUP. Selain dibekali ilmu perikanan, mereka juga didorong memiliki jiwa kepemimpinan dan kemandirian usaha. |
JAKARTA, Soalnya.id – Selama ini ada anggapan bahwa lulusan pendidikan vokasi hanya disiapkan untuk menjadi pekerja kasar. Namun, data terbaru dari Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) mematahkan stigma tersebut. Selain terserap di industri, banyak alumni kampus ini yang justru sukses merintis usaha sendiri.
Berdasarkan data tahun 2022-2024 yang dipaparkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, tingkat keterserapan lulusan AUP sangat membanggakan.
“Sekitar 78,9 persen mahasiswa kami langsung bekerja. Di luar itu, 9,9 persen memilih merintis wirausaha dan 5,4 persen lainnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Radiarta.
Keberhasilan 9,9 persen lulusan menjadi wirausahawan ini tidak lepas dari sistem pengajaran yang mengutamakan praktik. Dengan porsi praktik hingga 75 persen, taruna-taruni AUP tidak hanya belajar cara menangkap atau mengolah ikan, tapi juga bagaimana mengelola bisnis di sektor budidaya, pemasaran, hingga permesinan kapal.
Fasilitas pendukung seperti laboratorium pengolahan, tempat budidaya, hingga kapal riset Madidihang 03 memberikan pengalaman nyata yang sulit didapatkan di kampus akademik biasa. Hal inilah yang membuat mereka memiliki kepercayaan diri tinggi untuk membuka lapangan kerja baru di daerah asalnya.
Wakil Direktur I Bidang Akademik AUP, Heri Triyono, menambahkan bahwa pihaknya terus memantau kualitas lulusan agar selaras dengan kebutuhan industri. Namun, ia mengingatkan agar lulusan tidak terlalu pilih-pilih pekerjaan di awal karir.
“Lulusan kita bisa terserap semuanya, selama dia tidak memilih. Kalau baru lulus minta gaji sama dengan yang pengalaman 10 tahun, ya sangat tidak mungkin,” kata Heri mengingatkan.
Untuk menjamin kualitas tetap terjaga, kurikulum di AUP terus di-review secara berkala. Selain fokus pada akademik dan praktik, taruna juga difasilitasi kegiatan nonakademik seperti renang dan olahraga tim untuk membangun karakter yang tangguh—modal utama bagi seorang calon pengusaha sukses di sektor kelautan.
