Imbau Pemain PETI Ekskavator Turun dari Hutan Bodi, Polres Buol Kedepankan Langkah Persuasif
BUOL, Soalnya.id – Kapolres Buol, AKBP Irwan menerjunkan tim patroli persuasif menuju lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan hutan Desa Bodi, Kecamatan Paleleh Barat, Minggu (18/10/26).
Langkah ini menjadi bentuk komitmen Polres Buol dalam mengawal hasil sosialisasi pengawasan tambang ilegal yang digelar bersama warga di Balai Desa Bodi sehari sebelumnya.
Penyisiran jalur tambang dipimpin Kapolsek Paleleh, IPTU Alfian Richard Wauran, bersama personel, Pemdes, dan warga setempat sebagai penunjuk jalan. Tim menyusuri aliran Sungai Bodi sejauh kurang lebih 15 km di titik kawasan hutan negara.
Kapolsek Paleleh menegaskan, penyisiran tersebut bertujuan untuk menyampaikan imbauan secara langsung khusus kepada para pemain tambang emas ilegal dengan alat berat agar segera menarik turun ekskavatornya.
"Kami langsung besoknya naik. Kita cuma kasih imbauan supaya alat di atas turun... Cuma kan yang penting kita sampaikan ke masyarakat dulu imbauannya," kata IPTU Alfian Richard Wauran saat dikonfirmasi via telepon.
Selain tindak lanjut dari kesepakatan bersama warga, Alfian menambahkan pergerakan tim patroli dilakukan usai menerima instruksi langsung dari Kapolres Buol untuk merespons cepat aspirasi penertiban kawasan.
"Waktu habis rapat, tadi malam di WA Kapolres beliau bilang, 'Pokoknya besok, besok sudah harus bersih.' Makanya ini kemarin perintahnya sudah duluan ke sana," jelas Alfian.
"Cuma himbauan toh kesana," ungkapnya lagi.
Kondisi Lapangan dan Komitmen Pemdes
Dalam perjalanan menyusuri medan berat tersebut, sebagian tim sempat tertahan di titik perhentian kamp warga sebelum melanjutkan penjangkauan ke titik hulu.
"Ikut juga Kades, cuma sampai di Camp Durian situ. Saya terus sampai di atas. kendaraan tidak bisa, ya," jelas Alfian.
Ia juga menggambarkan kondisi fisik kawasan hulu sungai yang mengalami dampak kerusakan akibat aktivitas alat berat. "Cuma kami lihat rupa (seperti) habis di sana itu (hutan/lingkungan), tapi memang banyak masyarakat punya napas (pekerjaan) juga kayaknya di atas itu," tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Buol, AKBP Irwan, saat dikonfirmasi terkait komitmennya dalam mengawal penanganan PETI di Desa Bodi menegaskan info terkait Sosialisasi dan kesepakatan bersama yang dihasilkan oleh APH, Pemdes, dan warga untuk menghentikan operasional ekskavator secara tertib demi menjaga kelestarian alam.
Di sisi lain, pergerakan surat penyampaian resmi dari Kepala Desa Bodi, Arianto Usia, kepada para pemilik alat berat di atas gunung masih menunggu konfirmasi lanjutan. Kendati demikian, Pemdes Bodi telah menegaskan komitmen penertiban sebagaimana yang telah disepakati bersama dalam forum sosialisasi.
