Iklan Soalnya.id
IKLAN (SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA)
BREAKING NEWS

Kapolda Baru Berlatar BPLH: Menanti Janji Prioritas Penertiban PETI Bodi di Buol

UJI KOMITMEN PENERTIBAN: Kapolda Sulawesi Tengah yang baru, Irjen Pol. Rizal Irawan (kiri), dan kondisi aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) menggunakan alat berat ekskavator di kawasan hutan hulu Desa Bodi, Buol (kanan). Publik menanti aksi nyata dan komitmen penertiban tambang ilegal di Kabupaten Buol hingga target Quick Wins 2027. Foto: Mabes Polri / Dok. Warga / Soalnya.id

BUOL, Soalnya.id – Pergantian pimpinan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) membawa harapan baru bagi penegakan hukum lingkungan hidup. Irjen Pol. Rizal Irawan resmi ditunjuk sebagai Kapolda Sulteng.

Penunjukan lulusan Akpol 1995 ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri ST/2205/X/KEP./2026 2 Oktober 2026. Latar belakang Rizal Irawan menjadi sorotan publik lantaran sebelumnya menjabat Pati Baintelkam Polri dengan penugasan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Pengalaman di bidang reserse serta lembaga lingkungan hidup tersebut dinilai menjadi modal krusial. Publik Sulteng kini menagih keberanian dan janji instrumen hukum ekologis Kapolda baru untuk menuntaskan sengkarut Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Bodi, Paleleh Barat, Buol.

Tambang ilegal Bodi menjadi ujian nyata di awal masa jabatan Irjen Rizal Irawan. Penanganan perkara yang melibatkan puluhan unit ekskavator tersebut sebelumnya sempat memicu perhatian pasca pengamanan 22 alat berat oleh Polda Sulteng yang saat ini masih menanti kepastian hukum.

Sementara itu pasca beberapa kali penertiban, kini per 22 Oktober 2026, setidaknya 15 ekskavator merayap naik ke Kawasan Hutan Bodi, Respons publik mengenai penuntasan tambang ilegal di Buol ini sempat disampaikan langsung kepada Irjen Rizal Irawan dalam grup daring publik Fajar Khatulistiwa, Rabu (21/10/26). Kapolda Sulteng menegaskan penertiban ini masuk dalam daftar janji prioritas kerjanya.

"Insyaallah kami akan tertibkan sesuai atensi atau prioritas saya ketika hari pertama menjabat. Prioritas antara lain polisi bersama masyarakat - ada delapan Quick Wins Kapolri - serta penegakan hukum terhadap narkoba, PETI, dan BBM ilegal," tegas Irjen Pol. Rizal Irawan merespons masukan masyarakat.

Uji Komitmen Program Quick Wins oleh Kapolda Sulteng

Penegasan Kapolda Sulteng tersebut selaras dengan penjabaran 8 Program Quick Wins Kapolri (melalui Commander Wish) yang ditargetkan hingga 22 Januari 2027. Program ini memuat 41 kegiatan pengungkit dan 165 rencana aksi penegakan hukum objektif di wilayah Sulawesi Tengah.

Masyarakat dan pemerhati lingkungan berharap penindakan PETI Bodi di bawah kepemimpinan Rizal Irawan tidak sekadar berfokus pada pekerja atau penghentian alat berat di lapangan. Penanganan diharapkan mampu menyasar jaringan pemodal, penyedia sarana logistik, hingga aktor utama yang memfasilitasi operasional tambang di dalam kawasan hutan.

Desakan pengusutan hingga ke tingkat pemodal ini sejalan dengan sorotan Komisi III DPR RI saat kunjungan kerja ke Polda Sulteng. DPR RI mendorong kepolisian tidak berhenti pada pelaku teknis di lubang tambang, melainkan menelusuri aliran modal serta pihak-pihak yang memperoleh keuntungan ekonomi secara ilegal.

Publik kini menanti langkah konkret jajaran Polda Sulteng dalam menguji efektivitas penertiban PETI Bodi secara menyeluruh. Pengutamaan tindak pidana lingkungan hidup dan keahlian ekologis Kapolda baru diharapkan mampu memberikan kepastian hukum serta menghentikan kerusakan hutan negara di Kabupaten Buol. **RY

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar
Konten Dilindungi Hak Cipta!