Iklan Soalnya.id
IKLAN (SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA)
BREAKING NEWS

Peluncuran Program Makan Bergizi Gratis di Buol Ditunda, Masih Menunggu Instruksi BGN

Ilustrasi

BUOL, Soalnya.id - Rencana peluncuran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin, 17 Februari, belum dapat dilaksanakan sesuai rencana.

Penundaan tersebut terjadi setelah Kabupaten Buol tidak tercantum dalam nota dinas terbaru yang diterbitkan Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta. Akibatnya, pelaksanaan program yang menjadi salah satu agenda nasional itu harus ditunda hingga ada arahan lebih lanjut.

Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Bokat, Tuho Nisman La'ia, mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya telah menyelesaikan berbagai persiapan untuk mendukung pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.

Menurut Tuho, keputusan penundaan bukan berasal dari SPPG Buol, melainkan karena daerah tersebut belum masuk dalam daftar pelaksanaan berdasarkan nota dinas terbaru dari BGN.

"Iya benar, alasannya karena Buol tidak masuk dalam nota dinas terbaru dari BGN pusat di Jakarta," ujarnya.

Ia menambahkan, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan Kabupaten Buol maupun beberapa daerah lainnya belum tercantum dalam dokumen tersebut. SPPG juga masih menunggu informasi lanjutan dari BGN terkait jadwal pelaksanaan program.

Penundaan serupa tidak hanya terjadi di Kabupaten Buol. Sejumlah daerah lain di Sulawesi Tengah yang sebelumnya dijadwalkan mulai menjalankan Program Makan Bergizi Gratis pada tanggal yang sama juga mengalami penundaan.

"Bukan hanya Buol, tetapi seluruh daerah di Sulawesi Tengah yang direncanakan mulai pada tanggal 17 juga ikut tertunda," kata Tuho.

Sampai saat ini, belum ada kepastian mengenai jadwal baru pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Buol. Pihak penyelenggara di daerah masih menunggu keputusan resmi dari Badan Gizi Nasional.

Program MBG diharapkan segera direalisasikan karena dinilai dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan proses belajar anak-anak di sekolah. *BGS



Kontributor / Penulis Guest

Moh. Vhebryan

Jurnalis lepas berjiwa merdeka, supel dan susah dibenci.

✓ Ditinjau & Disunting Oleh: Wisryanto Mai
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar
Konten Dilindungi Hak Cipta!