Iklan Soalnya.id
IKLAN (SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA)
BREAKING NEWS

Pasca 2 Hari OTT LPG 3 Kg: Belum Ada Tindak Lanjut Satpol-PP Buol

Kolase foto Kasat Pol PP, Nasir Andimaka (kiri), dan truk milik agen PT. Kaili Jaya yang diperiksa (Foto: Ist/Soalnya.id)

BUOL, Soalnya.id - Penanganan kasus dugaan penyelewengan LPG 3 kg bersubsidi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buol kian dipertanyakan publik. Dua hari pasca-operasi tangkap tangan (OTT) di Jalan Trans Sulawesi, pihak pangkalan yang tertangkap basah melanggar aturan ternyata belum juga diperiksa secara resmi.

Tak hanya pemeriksaan yang tertunda, Satpol PP Buol juga tidak melakukan penyitaan terhadap barang bukti 50 tabung gas bersubsidi hasil temuan di lapangan. Pihak Satpol PP justru hanya memerintahkan pangkalan untuk mengembalikan tabung-tabung tersebut ke daerah asal (Kecamatan Paleleh).

Pemilik pangkalan Toko Nina/NN, Haji Ati, mengonfirmasi bahwa puluhan tabung gas bernilai subsidi itu masih aman berada di tangannya dan siap dikembalikan sesuai arahan petugas saat malam penggerebekan.

"Masih ada tabungnya. Kami akan kembalikan sesuai perintah Satpol PP," ujar Haji Ati saat dikonfirmasi, Senin malam (20/7).

Kasatpol PP Mengaku Belum Terima Laporan Penyidik

Langkah Satpol PP yang memilih penyelesaian "kekeluargaan" tanpa penyitaan barang bukti maupun pemeriksaan intensif di kantor ini mempertegas kesan kurang seriusnya penertiban LPG bersubsidi di Kabupaten Buol.

Saat dikonfirmasi pada Selasa (21/7), Kepala Satpol PP Buol, Nasir L. Andimaka, berdalih belum mendapat pembaruan dari anggotanya lantaran disibukkan dengan agenda lain.

"Waalaikumsalam. Saya belum dilaporkan atas undangan yang bersangkutan. Dua hari ini saya turlap (turun lapangan), lanjut rapat di kantor bupati sampai jam 7 malam," jawab Nasir via pesan WhatsApp, Selasa (21/7).

"Insya Allah besok saya pastikan lagi dari anggota penyidik," imbuhnya.

Di sisi lain, belum ada kejelasan sanksi terhadap armada dan agen resmi yang terlibat dalam pengalihan jatah gas bersubsidi lintas kecamatan tersebut.

Redaksi telah mendatangi langsung kantor PT. Kaili Jaya Buol untuk meminta klarifikasi dari Manajer Bambang Dwi Warsito. Namun, hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi tatap muka belum membuahkan hasil maupun pesan resmi via WhatsApp belum direspons oleh pihak manajemen agen.***

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar
Konten Dilindungi Hak Cipta!