Menjaga Pintu Utara Pulau Sulawesi: Program Presiden Prabowo Dorong Nelayan Buol Berdaulat Lewat KNMP
![]() |
| Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, melakukan ground breaking pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Buol. (Foto: RoAdpim) |
BUOL, Soalnya.id – Pemerintah Sulawesi Tengah resmi memulai proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Tamit, Bunobogu, Kabupaten Buol, Selasa (25/8/2026). Proyek di kawasan pesisir Buol yang sering menjadi sasaran wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) ini dipacu berjalan cepat demi mengejar agenda peresmian nasional.
Program strategis gagasan Presiden Prabowo Subianto tersebut dirancang untuk mengintegrasikan hunian pesisir dengan fasilitas pendukung usaha nelayan, mulai dari dermaga, pasokan BBM, penyediaan es, hingga akses pasar.
Gubernur Sulteng Anwar Hafid saat momen peletakan batu pertama menegaskan, pengerjaan fasilitas di lapangan tidak boleh mengabaikan mutu meski dikejar tenggat waktu. Kualitas fisik yang baik menjadi syarat utama agar kawasan ini siap pakai dan layak ditinjau langsung oleh pimpinan nasional.
"Kalau bisa dikerjakan bagus-bagus, cepat, tepat, dan bagus. Kita berharap nanti menjadi salah satu kunjungan Bapak Presiden pada peresmian Kampung Nelayan di seluruh Indonesia," ujar Anwar saat memberikan arahan di lokasi acara.
Ia menambahkan, kemudahan akses sarana produksi akan langsung dirasakan nelayan begitu fasilitas terpadu ini beroperasi. Pemerintah ingin menghentikan kendala klasik seperti kelangkaan es dan bahan bakar yang selama ini menghambat pendapatan masyarakat pesisir.
Bagian dari Target 29 Titik se-Sulawesi Tengah
Kabupaten Buol mendapat porsi tiga lokasi pembangunan KNMP dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Desa Tamit, Desa Taat, dan Desa Kwala Besar. Total alokasi anggaran yang dikucurkan untuk tiga kawasan tersebut mencapai Rp14 miliar.
Penetapan tiga desa di Buol ini merupakan bagian dari pemetaan besar pemerintah pusat di wilayah Sulawesi Tengah. DKP Sulteng mencatat, KKP melakukan survei pada 29 titik lokasi calon KNMP yang tersebar di 12 kabupaten se-provinsi tahun ini.
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menyampaikan bahwa kesiapan daerah menyambut program ini didasari oleh potensi geografis kawasan. Buol memiliki garis pantai sepanjang 150 kilometer dengan lebih dari 30 desa yang mayoritas penduduknya menggantungkan hidup dari laut.
Pemkab Buol mengapresiasi respons cepat KKP yang menyetujui tiga dari lima lokasi yang awalnya diusulkan daerah. Infrastruktur fisik yang dibangun diharapkan segera memicu pergerakan ekonomi baru di tingkat lokal.
Untuk menjamin keberlanjutan operasional fasilitas setelah bangunan selesai, pengelolaan kawasan nantinya diserahkan kepada Koperasi Merah Putih (KMP) di masing-masing desa.
Pemprov Sulawesi Tengah juga berkomitmen mendukung keterhubungan kawasan KNMP dengan memperbaiki akses jalan darat di wilayah Buol. Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi hasil tangkapan nelayan menuju pasar luar daerah berjalan lancar tanpa kendala logistik. **RY
